Beyond the Library: IKAJIP Buka Peluang Karier Lulusan Ilmu Perpustakaan melalui MagangHub

Medan, 7 Oktober 2026 – Ikatan Alumni Jurusan Ilmu Perpustakaan (IKAJIP) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) menyelenggarakan Webinar Series I bertajuk “Beyond the Library: Membuka Peluang Karier Ilmu Perpustakaan melalui MagangHub” pada Rabu (7/10/2026) pukul 19.00 WIB secara daring. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman sekaligus memperluas wawasan mahasiswa dan alumni mengenai peluang karier lulusan Ilmu Perpustakaan di berbagai sektor pekerjaan.

Webinar perdana ini menghadirkan dua narasumber yang merupakan alumni Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara, yakni Abdullah Faqih Batubara, S.IP., yang memiliki pengalaman sebagai pustakawan melalui program MagangHub Batch 2 Angkatan 2 di Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara, serta Putri Ardina, S.IP., yang memiliki pengalaman sebagai arsiparis melalui MagangHub Batch 2 Angkatan 1 di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan. Kegiatan ini turut menghadirkan Silvia Cikani, mahasiswa Ilmu Perpustakaan angkatan 2022, sebagai moderator.

Mengangkat tema Beyond the Library, kegiatan tersebut menekankan bahwa kompetensi lulusan Ilmu Perpustakaan tidak hanya relevan untuk bekerja di perpustakaan, tetapi juga dibutuhkan dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan pengelolaan dokumen, informasi, data, administrasi, dan kearsipan.

Melalui pengalaman kedua narasumber, peserta memperoleh gambaran mengenai peluang pengembangan karier melalui MagangHub, termasuk pentingnya kesiapan kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta strategi memperkenalkan keahlian kepada calon pemberi kerja.

Kompetensi Ilmu Perpustakaan Relevan di Berbagai Sektor

Salah satu pembahasan utama dalam webinar ini adalah luasnya cakupan kompetensi lulusan Ilmu Perpustakaan yang dapat diterapkan di berbagai lingkungan kerja. Kemampuan mengelola informasi, melakukan klasifikasi, mengorganisasi dokumen, dan menggunakan sistem informasi merupakan keterampilan yang tidak hanya dibutuhkan oleh perpustakaan, tetapi juga oleh instansi pemerintah, perusahaan swasta, badan usaha milik negara, serta lembaga pendidikan dan penelitian.

Dalam materi yang disampaikan, Putri Ardina menguraikan bahwa bidang kearsipan memiliki peluang penerapan yang luas karena hampir seluruh organisasi menghasilkan dan mengelola dokumen dalam aktivitas operasionalnya. Instansi pemerintah, misalnya, membutuhkan pengelolaan arsip yang tertib dan akurat untuk mendukung administrasi serta pelayanan publik.

Demikian pula perusahaan dan lembaga pendidikan yang memerlukan tenaga dengan kemampuan pengelolaan dokumen, penyimpanan data, serta penataan informasi secara sistematis. Oleh karena itu, lulusan Ilmu Perpustakaan memiliki peluang untuk mengembangkan karier sebagai pustakawan, arsiparis, pengelola dokumen dan data, hingga staf administrasi.

Pembahasan tersebut memberikan perspektif bahwa penguasaan ilmu perpustakaan bukan merupakan keterampilan yang terbatas pada satu jenis pekerjaan. Sebaliknya, kompetensi tersebut dapat menjadi modal untuk memasuki berbagai sektor profesional yang membutuhkan ketelitian, keteraturan, serta kemampuan mengelola informasi secara efektif.

Strategi Menyusun CV Profesional untuk Menembus Dunia Kerja

Dalam sesi bertajuk “The Art of CV Engineering: Menembus Instansi Vertikal melalui Validasi Kompetensi”, Putri Ardina membagikan strategi penyusunan Curriculum Vitae (CV) yang relevan dengan kebutuhan instansi pemerintah maupun perusahaan.

Menurut materi yang dipaparkan, salah satu kesalahan yang perlu dihindari pelamar adalah menyusun CV yang terlalu umum dan tidak menunjukkan kompetensi secara spesifik. Perekrut tidak hanya membutuhkan informasi mengenai latar belakang pendidikan, tetapi juga ingin mengetahui kemampuan teknis yang dapat diterapkan secara langsung dalam pekerjaan.

Putri menjelaskan pentingnya memahami kebutuhan organisasi sebelum menyusun CV. Pada instansi pemerintah, khususnya yang menangani dokumen penting, kompetensi seperti ketelitian, kerahasiaan informasi, keamanan dokumen, dan kemampuan mengelola data dalam jumlah besar menjadi aspek yang perlu diperhatikan.

Peserta juga diperkenalkan dengan strategi penulisan professional summary, yakni ringkasan profil profesional pada bagian awal CV. Ringkasan tersebut sebaiknya memuat latar belakang pendidikan, keunggulan akademik, kompetensi spesifik, serta orientasi kontribusi yang sesuai dengan posisi yang dilamar.

Dalam konteks lulusan Ilmu Perpustakaan, kemampuan seperti pengelolaan arsip, administrasi, klasifikasi dokumen, sistem informasi, dan pelayanan publik dapat menjadi kata kunci penting untuk memperlihatkan relevansi kompetensi dengan kebutuhan organisasi.

Selain itu, pengalaman kerja dan organisasi perlu disampaikan menggunakan indikator yang konkret dan terukur. Sebagai contoh, pengalaman melakukan katalogisasi, inventarisasi, atau penataan koleksi dapat dijelaskan melalui jumlah dokumen yang dikelola, jenis pekerjaan yang dilakukan, serta hasil yang dicapai.

Pendekatan tersebut dinilai dapat membantu perekrut memahami kapasitas pelamar secara lebih jelas dibandingkan penggunaan deskripsi pekerjaan yang bersifat umum.

Keterampilan Digital dan Pengalaman Organisasi Jadi Nilai Tambah

Hal lain yang menjadi perhatian dalam webinar adalah pentingnya menunjukkan penguasaan teknologi dan sistem informasi sebagai bagian dari kompetensi profesional lulusan Ilmu Perpustakaan.

Putri Ardina memperkenalkan contoh keterampilan teknis yang relevan, seperti penggunaan Senayan Library Management System (SLiMS), sistem informasi perpustakaan, pengelolaan basis data, serta digitalisasi dan pengarsipan elektronik (e-archive).

Kemampuan tersebut dapat menjadi nilai tambah karena menunjukkan bahwa lulusan Ilmu Perpustakaan telah terbiasa bekerja menggunakan sistem digital, melakukan entri data terstruktur, serta menjaga ketepatan informasi.

Webinar ini juga menyoroti pentingnya mengemas pengalaman organisasi mahasiswa secara profesional. Pengalaman dalam mengelola surat-menyurat, menyusun dokumen, melakukan pencatatan rapat, dan mengarsipkan kegiatan organisasi dapat menjadi bukti penguasaan keterampilan administratif yang relevan dengan dunia kerja.

Melalui pendekatan tersebut, pengalaman organisasi tidak hanya dipandang sebagai aktivitas kemahasiswaan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang membentuk kemampuan koordinasi, tanggung jawab, pengelolaan dokumen, dan komunikasi profesional.

Di samping itu, sertifikasi dan pelatihan pendukung turut menjadi aspek penting dalam memperkuat profil kompetensi pelamar. Kegiatan pengembangan diri dalam bidang kearsipan, transformasi digital, pengelolaan data, dan literasi digital dapat menjadi bukti keseriusan calon tenaga kerja dalam meningkatkan kemampuan profesionalnya.

Sebagai penekanan, materi webinar merangkum tiga prinsip utama dalam penyusunan CV yang kompetitif, yaitu penggunaan kata kunci kompetensi yang relevan, penyajian pengalaman melalui hasil yang terukur, serta ketelitian dalam memastikan dokumen bebas dari kesalahan penulisan.

Ketiga prinsip tersebut menjadi bekal praktis bagi peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi kerja maupun program magang profesional.

IKAJIP Dorong Kesiapan Karier dan Jejaring Alumni

Penyelenggaraan Webinar Series IKAJIP – Career Talk menjadi salah satu bentuk penguatan hubungan antara alumni, mahasiswa, dan dunia profesional. Melalui pengalaman alumni yang telah mengikuti program MagangHub, peserta memperoleh wawasan mengenai berbagai peluang penerapan kompetensi Ilmu Perpustakaan di luar lingkungan perpustakaan konvensional.

Kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya peran alumni dalam berbagi pengalaman, memberikan gambaran mengenai kebutuhan dunia kerja, serta membantu mahasiswa mempersiapkan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan profesi.

Keberadaan program seperti MagangHub dapat menjadi salah satu jalur bagi lulusan untuk memperoleh pengalaman kerja, mengembangkan keterampilan, dan memahami budaya organisasi secara langsung. Pengalaman tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja.

Melalui kegiatan perdana ini, IKAJIP diharapkan terus menghadirkan forum pengembangan karier dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan alumni serta mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Pertemuan antara pengalaman praktis dan pengetahuan akademik menjadi bagian penting dalam membangun jejaring profesional yang berkelanjutan.

Webinar “Beyond the Library: Membuka Peluang Karier Ilmu Perpustakaan melalui MagangHub” sekaligus menegaskan bahwa masa depan lulusan Ilmu Perpustakaan tidak hanya terbatas pada ruang perpustakaan. Dengan penguasaan keterampilan informasi, kearsipan, teknologi digital, dan administrasi, lulusan memiliki peluang untuk berkontribusi di berbagai sektor pekerjaan yang terus berkembang.

Kegiatan ini menjadi langkah awal IKAJIP dalam memperluas ruang pembelajaran dan pengembangan karier bagi alumni, sekaligus mendorong lahirnya lulusan Ilmu Perpustakaan yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi kebutuhan dunia profesional.