23 September 2020 13:42 wib

Proses pembuatan katalog atau pengatalogan bahan pustaka tidak terlepas dari sejumlah pedoman dan aturan yang berlaku. Salah satu pedoman yang diterapkan adalah RDA (Resources Description and Access) sebagai standar pengatalogan bahan pustaka yang digunakan saat ini, muncul karena dorongan banyaknya koleksi berbentuk digital yang membuat hubungan antara pustakawan dan pemustaka semakin mudah. Untuk membantu pustakawan dan mahasiswa memahami dan mengerti mengenai pedoman pengatalogan RDA Tim Pusat Studi Literasi Informasi Program Studi Ilmu Perpustakaan UINSU Medan melaksanakan webinar dengan tema “Penerapan Kebijakan RDA di Perpustakaan Nasional”.

Webinar ini diikuti oleh 100 peserta yang terdaftar secara online melalaui Zoom yang terdiri dari dosen, mahasiswa, pustakawan, praktisi dan umum. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Perpustakaan Nasional RI. Narasumber yang dihadirkan adalah langsung dari Perpustakaan Nasional R.I, yaitu:

  1. Suharyanto, S.Sos, M.Hum
  2. Lilies Fardhiah, S.Sos, MP

Masing-masing narasumber membawakan topik sebagai berikut :

  1. Pengantar pengorganisasian informasi
  2. Pengatalogan berbasis RDA

Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 s.d.12.00 WIB dengan menggunakan aplikasi Zoom dan live streaming di Youtube. Antusias peserta terlihat dari keikutsertaan secara aktif selama kegiatan webinar berlangsung.

Penerapan RDA Di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia