13 April 2020 10:41 wib

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan bagian integral dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi setelah pelaksanaan proses pembelajaran dan penelitian yang harus dilaksanakan tanpa ketentuan waktu tertentu, baik secara individu maupun kolektif oleh dosen dan mahasiswa atau kolaborasi keduanya.

Pada tahun 2020 ini kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan tidak seperti biasanya. Dengan diberlakukannya kebijakan Social Distancing sebagai akibat penyebaran virus Corona (COVID-19) secara massive, semua kegiatan tri dharma perguruan tinggi harus menyesuaikan dengan keadaan saat ini, yaitu tetap menjaga physical distance dengan bekerja dan belajar dari rumah, tak terkecuali pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diatur dalam Surat Dirjen Pendidikan Islam Nomor B-713/DJ.I/Dt.I.III/TL.00/04/2020. 

Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan mengambil dua bentuk, yaitu:

  • Internal kampus dengan membentuk tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penyebaran Covid-19 dengan SK Rektor nomor 111 tahun 2020 yang meliputi kegiatan: pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus dengan melakukan penyemprotan disinfectant ruang kantor dan kelas, pengembangan fasilitas IT untuk memungkinkan belajar jarak jauh, dan pendampingan pemanfaatan media pembelajaran e-learning kepada dosen, mahasiswa dan tenaga operator di masing-masing program studi.  
  • Eksternal kampus dengan terlibat langsung melakukan penyemprotan disinfectant ke tempat-tempat publik seperti sekolah, mushalla, dan masjid.

Untuk itu dosen sekaligus Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan, Dra. Retno Sayekti, MLIS. ikut serta dalam tim COVID-19 ini.

Untuk kegiatan Internal kampus, Ketua Program Studi berperan sebagai Ketua Tim Kerja E-learning yang bertanggungjawab melakukan pendampingan dan pembimbingan kepada para dosen dan mahasiswa serta tenaga operator e-learning di program studi masing-masing. Bentuk pendampingan ini dilakukan secara daring (online) dengan membentuk grup komunikasi Whatsapp Group (WAG) bagi tenaga operator. Melalui media ini persoalan-persoalan terkait tugas dan fungsi pokok operator prodi dalam pelaksanaan pembelajaran secara daring menggunakan web e-learning dapat diselesaikan. Disamping itu, para dosen dan mahasiswa yang membutuhkan panduan dan petunjuk dalam menjalankan fungsi-fungsi pembelajaran pada elearning juga dilayani secara online melalui pesan pribadi di WA. Kegiatan pendampingan dan bimbingan online ini sudah dimulai sejak tanggal 16 Maret 2020. 

 

 

Untuk kegiatan Eksternal kampus, Dra. Retno Sayekti, MLIS.  secara kolaboratif dengan dosen program studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Dr. Tri Niswati Utami, M.Kes., dosen program studi PIAUD FITK, Dr. Usiono, MA., dan mahasiswa prodi Ilmu Komputer Saintek, Azkiya Zahra, melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfectant ke masjid Baitul Quddus yang berada di wilayah tempat tinggal. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis tanggal 9 April 2020 ini didampingi oleh Ketua Badan Kemakmuran Masjid, Bapak Agus Salim, S.Ag., beserta anggotanya Bapak Junaidi, SPOK.

Pada Jumat tanggal 10 April 2020, kegiatan yang sama juga dilaksanakan di sekolah MTs. Swasta Darul Ilmi dimana Kepala Sekolah, Rini Daraini, S.S., M.Pd. juga turut mendampingi kegiatan ini.

Kegiatan ini dilakukan dengan cara:

  1. Melakukan penyemprotan disinfectant ke masjid Baitul Quddus dan Nurul Ikhwan  desa Tanjungsari kecamatan Batangkuis
  2. Pembagian masker kepada petugas BKM masjid-masjid dan guru-guru sekolah MTs Darul Ilmi Batangkuis
  3. Menyediakan fasilitas cuci tangan dan sabun di sekolah dan masjid.

Adapun peralatan semprot disinfectant yang digunakan merupakan sumbangan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Propinsi Sumatera Utara Medan yang terdiri dari satu buah tabung semprot yang besar, dan 5 buah tabung semprot kecil.