21 September 2018 11:02 wib

7 april 2018, UPT perpustakaan UMSU melaksanakan Pendidikan pemakai dan literasi informasi e-resources pada anggota perpustakaan , dalam hal ini mahasiswa.

Pada dasarnya dalam menghadapi zaman masyarakat informasi pada saat ini, penting bagi setiap orang untuk memiliki kemampuan literasi inforamasi. Literasi informasi itu sendiri diartikan sebagai pemahaman informasi. Juga sebagai pemahaman setiap orang untuk dapat belajar sepajang hayat (Long live learning) secara mandiri. Selanjutnya adalah tugas pustakawan untuk memberikan layanan informasi kepada pengguna perpustakaan, tetapi disisi lain merupakan tanggung jawab perpustakaan terlebih di perguruan tinggi untuk menciptakan teacheable moment atau saat-saat dimana perpustakaan sebagai suatu lembaga informasi dapat mendidik kemampuan penggunanya untuk dapat belajar secara mandiri terlebih dalam menelusur informasi elektronik seperti elektronik jurnal, buku elektronik, tesis, disertasi dsb .

Dalam kegiatan ini Muhammmad Aditya sebagai salah satu mahasiswa Jurusan Ilmu Perpustakaan UINSU Medan bertindak sebagai pemateri.

“Diantara kemampuan literasi informasi yang dipaparkan dalam kegiatan ini meliputi 5 standar literasi informasi yang ditetapkan oleh Association for College and Research Libraries (ACRL) yaitu diharapkan dapat 1. Menentukan sejauh mana kebutuhan informasinya 2. Mengakses informasi yang dibutuhkan secara efektif dan efisien 3. Mengevaluasi informasi yang telah didapat 4. Menggunakan informasi yang telah didapat secara bertanggung jawab 5. Memahami hukum, ekonomi, dan isu-isu yang sedang berkembang serta menggunakan informasi secara etis dan legal”. Ujar Aditya.

Fokus pembahasan pada Pendidikan pemakai ke-3 kali ini adalah bagaimana mahasiswa dapat menentukan sumber-sumber informasi elektronik yang baik, ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. Salah satunya dengan memperkenalkan layanan e-resources dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI), Selanjutnya bagaimana mahasiswa dapat memahami sistem temu kembali informasi e resources menggunakan alat-alat penyaringan hasil pencarian seperti operator Boolean dan advances search yang disediakan oleh database PNRI dan juga cara-cara mengevaluasi hasil pencarian informasi yang telah didapatkan mengunakan table indikator penilaian informasi. Kegiatan diakhiri dengan pratek penelurusan informasi elektronik secara mandiri dengan modul yang telah diberikan kepada masing-masing peserta.

Kemudian Kepala perpustakaan UMSU yaitu Muhammad Arifin, terlihat senang dengan diadakannya kegiatan ini, pihaknya juga mengatakan bahwa kedepannya perlu dilakukan kerjasama yang positif antara mahasiswa ilmu perpustakaan UINSU dengan perpustakaan UMSU. Diketahui juga perpustakaan UMSU saat ini sudah mendapatkan akreditas A untuk perpustakaan perguruan tinggi swasta. “ya kami dari perpustakaan UMSU sebenarnya senang sekali jika mahasiswa saat ini bergerak dan turun langsung dalam pengimplementasian keilmuannya. Nah adanya mahasiswa jurusan Ilmu Perpustakaan UINSU ini juga yang kita kenal dari beberapa pertemuan di seminar kepustakawanan, dan komunitas yang mereka bangun dalam ranah literasi kita manfaatkan sebagai momentum untuk mereka sebagai orang muda yang bisa membawa semangat baru dalam pendidikan pemakai perpustakaan yang rutin kita laksanakan” ujar beliau.