23 Juli 2018 11:06 wib

Medan, 21 Juli 2018. Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara mengadakan Focused Group Discussion (FGD) dengan tema “Ilmu Perpustakaan : Peluang dan Tantangan”. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung penelitian tentang minat mahasiswa terhadap ilmu perpustakaan.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Bapak Dr. Usiono, M.Ag. Juga turut dihadiri oleh Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan Ibu Dra. Retno Sayekti M.LIS, Sekretaris Program Studi Ilmu Perpustakaan Bapak Abdul Karim Batubara, MA., serta Dosen Ilmu Perpustakaan dan seluruh peserta FGD. Dalam sambutannya, Bapak Dr. Usiono, M.Ag selaku peneliti utama menyebutkan bahwa “Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian penelitian pengembangan program studi ilmu perpustakaan peluang dan tantangan dengan tujuan untuk mengetahui minat mahasiswa Ilmu Perpustakaan yang mengambil program studi Ilmu Perpustakaan”.

Ilmu perpustakaan bangkit dari adanya hasil rekaman manusia (human record), dimana segala bentuk transaksi yang dihasilkan dari jejak manusia terekam dan menjadi perpustakaan. Berawal dari hal ini, ilmu perpustakaan hadir sebagai manajemen pengetahuan yang mengorganisasi, menganalisa, mengevaluasi dan mentransfer ragam bentuk informasi menjadi pengetahuan. Ilmu perpustakaan berupaya menghasilkan produk sumber daya manusia yang memiliki kompetensi yang ahli dalam bidang informasi sebagai kemampuan dalam mengelola informasi menjadi pengetahuan yang dapat bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kemudian, Eka Evriza, S.Sos, M.Ikom selaku narasumber menjelaskan bahwa “Peluang ini muncul bukan hanya untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap keberadaan para librarian, akan tetapi juga karena retensi sistem informasi dan ekonomi dunia yang sudah berubah ke arah digitalisasi, oleh karena itu para mahasiswa diberikan muatan – muatan yang berhubungan dengan kepentingan akan berbagai permintaan tersebut. Produk yang umum mahasiswa Ilmu Perpustakaan ketika jadi sarjana ada empat, yaitu pustakawan, arsiparis, peneliti dan dosen. Namun, banyak peluang lain bagi mahasiswa prodi Ilmu Perpustakaan diantaranya web developer, record medic, repository specialist, editor, web designer, information consultant, metadata librarian, new lay outer, design graphis, programmer, public relation, penulis, translater, staf administrasi, dan jurnalis”.

Kompetensi yang harus dipersiapkan mahasiswa program studi ilmu perpustakaan UIN Sumatera Utara dibekali dengan berbagai mata kuliah yang berwujud praktik sehingga dapat mengasah kemampuan dan juga keahlian yang harusnya menjadi nilai jual potensial  bagi lulusan Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara, seperti organisasi informasi, aplikasi software, kewirausahaan informasi, penelusuran online, literasi informasi, penerbitan tercetak. Melalui tugas-tugas mata kuliah yang menuntut mahasiswa untuk menyelesaikan tugas proyek, sebenarnya mahasiswa dilatih untuk memahami dan mengaplikasikan ilmu-ilmu yang diperoleh melalui perkuliahan. Hal ini  sebenarnya merupakan peluang besar bagi mahasiswa untuk  memperkaya kemampuan dan keahlian yang dimilikinya. 

            Terlepas dari banyaknya peluang yang ada, mahasiswa dihadapkan pada banyaknya halangan dan tantangan yang berasal dari dalam maupun dari luar individu. Tantangan dari dalam individu seperti kemauan untuk belajar melihat peluang, pola pikir yang sudah ‘terkotak’, berpikir negatif, dan malas. Sedangkan peluang dari luar individu seperti kemauan untuk bersosialiasi, channel atau jaringan, dan teamwork.             

Setelah paparan dari narasumber tentang peluang dan tantangan dalam belajar di program studi Ilmu Perpustakaan, acara dialanjutkan dengan kegiatan Focused Group Discussion. Dalam kegiatan ini, peserta dibagi kedalam dua kelompok yang masing-masing dipimpin oleh Bapak Abdul Karim Batubara, MA. dan ibu Franindya Purwaningtyas, MA.

Dari hasil kegiatan tersebut dapat dinyatakan bahwa sebagian mahasiswa termotivasi dalam memilih program studi ilmu perpustakaan dan sebagian lagi karena adanya dorongan dari keluarga untuk memilih program studi ilmu perpustakaan. Dengan tekad yang kuat, mahasiswa semakin yakin bahwa ilmu perpustakaan dapat memberikan peluang yang sangat luas untuk dunia kerja.